Kemampuan Jokowi Atasi Radikalisme Agama Belum Terbukti
18 Jan 2016 - 23:39 PM
JAKARTA, KMI – Direktur Eksekutif Setara
institute, Hendardi menilai banyaknya kelompok radikal yang berujung
pada aksi teror maut merupakan kegagalan pemerintah mengatasi wabah
intoleransi di Tanah Air.
“Bom di Thamrin kemarin menunjukkan persoalan
intoleransi sebagai titik awal terorisme,” ungkapnya di Cikini, Jakarta
Pusat, Senin (18/1).
Dia juga mengatakan, belum ada bukti nyata
pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mampu
menyelesaikan kasus intoleransi dan kekerasan atas nama agama sejak
terbentuknya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Pihaknya merekomendasikan agar pemerintah memenuhi
janji untuk membenahi persoalan kebebasan beragama dan berkeyakinan dan
membuatnya sebagai target kerja utama dalam jangka pendek dan menengah.
Hendardi yakin, langkah tersebut bisa mempersempit perekrutan yang dilakukan kelompok radikal dari pelaku intoleran. (An/em/lf)







0 komentar:
Posting Komentar